Selasa, 15 Oktober 2019

DEKANTASI

Assalamu’alaikum, Wa’alaikumsalam

Saya Hanif Wisti Julitama dengan NIM I0719031 yang merupakan Mahasiswa Teknik Elektro UNS 2019. Pada kesempatan kali ini Saya akan menyampaikan Materi tentang Dekantasi.

Pengertian Dekantasi

Dekantasi adalah proses memisahkan campuran larutan dan padatan yang paling sederhana, yaitu dengan menuangkan cairan secara perlahan di sebuah wadah hingga tersisa endapan di bagian dasar wadah atau bejana. Cara ini dapat dilakukan untuk endapan yang memiliki partikel dan massa jenis yang besar, sehingga bisa terpisah dengan mudah terhadap cairanya.


Dekantasi merupakan cara yang paling mudah dan cepat dalam memisahkan larutan dan padatan.Akan tetapi, cara ini kurang efektif bagi larutan yang memiliki ukuran zat terlalu kecil.


Cara Kerja Dekantasi

Sebuah campuran padatan yang tidak larut di dalam cairan dibiarkan sejenak. Padatan tersebut tidak dapat larut dan akan mengendap di bawah apabila campuran didiamkan dalam tempo waktu tertentu, kemudian cairan yang terpisah dari endapan tersebut dipindahkan ke dalam bejana lain. Proses ini disebut sebagai dekantasi.


Alat sentrifugasi mungkin dapat berguna dalam mendekantasi larutan, jika massa jenis dan dengan ukuran partikel yang ingin dipisahkan relatif kecil sehingga sebagian padatan yang melayang atau mengapung. Sentrifuga dapat menyebabkan endapan dipaksa mengendap di bawah bejana; jika cukup kuat, endapan dapat menyatu dan mengendap menjadi kumpulan padat. Kemudian filtrat yang diinginkan dapat dengan mudah dikeluarkan, karena endapan akan tetap berada dalam bentuk terkompresi.


Penerapan Teknik Pemisahan Dekantasi untuk Kehidupan

b).Kalium bitartrat di dalam sebuah botol anggur
  a).Dekantasi Anggur
> Teknik ini sering digunakan untuk memurnikan sebuah cairan melalui pemisahannya dari suspensi partikel tak larut (contohnya pada anggur merah, dimana anggur tersebut didekantasi dari kristal kalium bitartrat).




>Teknik ini juga digunakan dalam proses tambang emas secara tradisional di sungai. Dengan menggunakan pendulang yang digoyang-goyang dengan air dengan tujuan memisahkan tanah atau batu dengan emas.







> Dan masih banyak lagi penerapan teknik dekantasi dalam kehidupan sehari-hari contohnya dalam pemisahan batu kerikil dengan air.

>Untuk mendapatkan sebuah sampel air jernih dari air yang berlumpur, air berlumpur tersebut didiamkan dalam sebuah wadah hingga lumpur tersebut mengendap, kemudian secara hati-hati air yang jernih dipindahkan ke dalam wadah yang lain.

>Proses dekantasi juga digunakan untuk mengekstraksi besi murni dari bijih besi.


Cukup sekian yang bisa Saya sampaikan di artikel kali ini, semoga ilmu yang Saya berikan dapat bermanfaat.
Kalau terdapat kesalahan datangnya dari Saya sendiri, jika terdapat kebenaran sumbernya hanya dari Allah SWT.



Refrensi :

--Chang, Raymond (2003). Kimia Dasar: Konsep-Konsep Inti Edisi Ketiga Jilid 1. Jakarta: Erlangga.Dikutip 15 Oktober 2019 dari Dekantasi : https://id.wikipedia.org/wiki/Dekantasi.









Rabu, 02 Oktober 2019

Lautan Elektron Kimia

Assalamu’alaikum, Wa’alaikumsalam

Saya Hanif Wisti Julitama dengan NIM I0719031 yang merupakan Mahasiswa Teknik Elektro UNS 2019. Pada kesempatan kali ini Saya akan menyampaikan Materi tentang Lautan Elektron. Akan tetapi, sebelum membahas Lautan Elektron rasanya tidak lengkap bila tidak membahas sedikit tentang ikatan logam secara sekilas.

Apa Itu Ikatan Logam???

Ikatan logam adalah suatu jenis ikatan kimia yang melibatkan gaya tarik elektrostatik di antara elektron konduksi yang dikumpulkan di dalam suatu awan elektron (disebut juga "lautan elektron") dan ion logam bermuatan positif. Dipahami sebagai kemitraan elektron "bebas" di antara satu kisi ​​ion bermuatan positif (kation), ikatan logam biasanya dibandingkan dengan ikatan di dalam garam lebur. Namun, pandangan ini hanya tepat untuk beberapa jenis logam saja. Dalam pandangan yang lebih ke arah mekanika kuantum, elektron konduksi membagi kepadatan mereka di antara semua atom yang berfungsi sebagai entitas netral (tidak bermuatan). Ikatan logam memainkan peran dalam berbagai sifat fisik yang dimiliki oleh sesuatu logam seperti kekuatan, duktilitas, konduktivitas termal dan listrik, serta kilauan.

Meskipun istilah "ikatan logam" lebih sering digunakan menggantikan "ikatan kovalen", penggunaan pengikatan logam (metallic bonding) lebih dianjurkan, karena jenis ikatan ini bersifat kolektif dalam alam, dan satu "ikatan logam" tunggal tidak ada. Tidak semua logam memiliki pengikatan logam: salah satu contoh adalah ion merkuri (Hg) yang membentuk ikatan kovalen logam-logam.

Atom logam dan atom logam jika berikatan akan membentuk kristal logam seperti misalnya logam besi, tembaga, aluminium dan sebagainya.

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Metalic_bond_model.svg


Kenapa membentuk kristal logam? Tentunya kalian sudah mengatahui bahwa ikatan ion pada atom-atom logam tidak pernah dijumpai karena tidak mungkin terjadi serah terima elektron pada atom-atom sejenis. Ikatan kovalen juga tidak mungkin terbentuk karena elektron valensi dari logam adalah 1, 2, 3 atau 4 sedangkan dalam logam, sebuah atom dikelilingi oleh 8 atau 12 atom yang lain. Sehingga tidak mungkin dengan ikatan kovalen, 1 atom mengikat 8 atau 12 atom yang lain.

Apa Itu Lautan Elektron????

Seorang ahli fika asal jerman bernama Paul Drude mengemukakan teori lautan elektron mengenai ikatan logam. Dalam teorinya, Paul mengungkapkan pada logam, elektron valensi bergerak bebas, gampang terdelokalisasi, sangat mobile, dan setiap elektron tidak terhubung hanya pada satu init atom tertentu. jadi elektron tersebut layaknya lautan yang bebas, bergerak kemanapun.


Lautan elektron yang mengelilingi proton berfungsi sebagai bantal. Ketika logam ditempa maka komposisi logam tidak akan ada yang hilang. Hal yang terjadi hanyalah perubahan bentuk menyesuaikan lokasi proton.Elektron-elektron valensi logam bergerak bebas dan mengisi ruang-ruang di antara kisi-kisi kation logam yang bermuatan positif. Gaya elektrostatistik antar muatan (+) logam dan muatan (−) dari elektron akan menggabungkan kisi-kisi logam tersebut. Tarik menarik dari kation di dalam lautan elektron yang bertindak sebagai perekat dan menggabungkan kation-kation inilah yang menyebabkan terbentuknya ikatan logam.

Dengan adanya teori Lautan Elektron dapat mendukung sifat-sifat fisis yang dimiliki oleh Logam Yaitu  :

Logam Bersifat Mengkilap
Elektron yang bebas bergerak pada logam dapat menyerap foton cahaya. sebagian elektron bergerak tersebu akan eksitasi. Eksitasi adalah proses penyerapan energi radiasi oleh atom tanpa terjadi ionisasi. Ketika elektron tereksitasi maka tingkat energinya akan meningkat. Ketika elektro tereksitasi tersebut kembali ke keadaan semula akan memancarkan gelombang tertentu (gelombang cahaya tampak) sehingga akan tampak mengkilap.

Logam Bersifat Menghantarkan Listrik
Karena elektron bebas , jika elektron dari sumber luar (listrik) didorong ke dalam kawat logam di salah satu ujung , elektron akan bergerak melalui kawat dan keluar di ujung lain pada tingkat yang sama. Mudahnya elektron yang bergerak merupakan sarana transportasi bagi muatan-muatan listrik.

Logam Bersifat Menghantarkan Panas
Kemampuan logam sebagai pengantar panas yang baik juga disebabkan oleh adanya elektron valensi yang bergerak bebas. Pada peristiwa konduksi, bila bagian ujung sebuah logam sobat panaskan maka energi akan diserap oleh elektron yang menyebabkan bertambahnya energi kinetik elektron dan elektron akan bergerak semakin cepat. Elektron yang bergerak cepat akan menyalurkan energi ke elektron sebelahnya, begitu seterusnya sehingga seluruh bagian logam menjadi panas.

Logam Dapat Ditempa, Dibengkokkan, dan Ditarik
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dalam ikatan logam, lautan elektron bak bantal yang mudah untuk berubah bentuk. Ikatan atom yang terjadi didalamnya tidak kaku seperti ikatan pada beberapa senywa kovalen (mudah pecah).
 
Cukup sekian yang bisa Saya sampaikan di artikel ini, Semoga ilmu yang Saya berikan bermanfaat.
Kalau terdapat kesalahan datangnya dari Saya sendiri, jika terdapat kebenaran sumbernya hanya dari Allah SWT.
Wasalamuaikum Warahmatullahiwabarakatuh

sumber : http://chemwiki.ucdavis.edu

GENERATOR SINKRON (Synchronous generator)

  Generator arus bolak balik (AC) adalah generator yang berfungsi mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik arus bolak balik (AC). Seri...